
“Bu, aku capek… tenggorokanku sakit, hidungnya mampet.”
Kalimat itu sering saya dengar dari anak sepulang sekolah. Sebagai orang tua, tentu saja saya langsung cemas. Bukan sekali dua kali, hampir setiap pergantian musim, anak mudah terserang flu dan batuk setelah seharian beraktivitas di sekolah.
Kekhawatiran ini bukan hanya saya yang merasakan. Banyak orang tua lain juga bercerita hal serupa. Sekolah dengan kelas ber-AC, anak-anak yang sering berbagi alat tulis atau botol minum, hingga perubahan cuaca yang tak menentu memang menjadi faktor risiko penularan penyakit.
Mengapa Anak Mudah Tertular Flu dan Batuk di Sekolah?
Lingkungan sekolah adalah tempat ideal bagi virus untuk menyebar. Dengan aktivitas padat, daya tahan tubuh anak bisa menurun. Ditambah, kebiasaan anak yang saling berinteraksi dekat, berbagi makanan, tidak memakai masker saat sakit, tidak menutup mulut saat bersin/batuk, dan sekadar saling meminjam alat tulis membuat risiko penularan semakin tinggi.
Belum lagi suasana kelas yang penuh sesak, terutama ruangan ber-AC dengan sirkulasi udara terbatas. Virus flu dan penyebab batuk bisa dengan mudah berpindah dari satu anak ke anak lain.
Tanda Anak Mulai Terserang Flu dan Batuk
Sebagai orang tua, kita perlu jeli mengenali tanda awal anak sakit. Biasanya gejala dimulai dengan:
- Demam ringan, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk.
- Anak jadi sulit tidur dan cepat lelah.
- Konsentrasi belajar menurun sehingga prestasi sekolah juga bisa terganggu.
Namun, penting juga membedakan gejala ringan dengan kondisi yang butuh perhatian medis lebih lanjut, misalnya demam tinggi yang tak kunjung turun atau batuk yang makin parah.
Tips Mencegah Anak Agar Tidak Mudah Tertular
Meski sulit menghindari risiko sepenuhnya, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan agar anak lebih tahan terhadap serangan flu dan batuk:
- Bekali anak dengan makanan bergizi dan seimbang — buah, sayur, serta protein penting untuk daya tahan tubuh. Jangan lupa bawakan bekal air minum sendiri agar lebih higienis.
Komposisi gizi seimbang sesuai pedoman Isi Piringku menurut Kemenkes:
- ½ piring berisi buah dan sayur (⅓ sayur, ⅙ buah)
- ½ piring lagi berisi karbohidrat dan lauk-pauk (⅓ makanan pokok seperti nasi, kentang, singkong, jagung, dll, ⅙ lauk pauk seperti protein hewani/nabati: ikan, ayam, tempe, tahu, dan telur)
- Ajari kebiasaan mencuci tangan — terutama sebelum makan dan setelah dari toilet.
- Biasakan etika batuk/bersin — tutup mulut dengan tisu atau siku bagian dalam.
- Pastikan anak cukup tidur meski jadwal sekolah padat dan ada kegiatan tambahan.
Dengan kebiasaan ini, risiko anak tertular flu dan batuk bisa ditekan.
Solusi Saat Anak Tiba-Tiba Flu dan Batuk Sepulang Sekolah

Bagaimana kalau anak sudah terlanjur pulang sekolah dengan gejala flu dan batuk?
- Istirahat cukup di rumah, jangan dipaksa sekolah agar cepat pulih dan tidak menularkan ke teman-temannya.
- Penuhi cairan tubuh dengan air putih hangat atau sup bergizi.
- Gunakan obat yang sesuai untuk anak.
Salah satu pilihan yang bisa diandalkan adalah Termorex Plus, sirup obat yang dapat meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk. Termorex Plus memiliki varian rasa jeruk dan tidak mengandung alkohol. Produk ini sudah dipercaya banyak orang tua sebagai solusi praktis saat anak tiba-tiba sakit.
Info lebih lengkap bisa dilihat di Termorex Plus – Konimex
Kapan Anak Perlu Diberi Obat?
Tidak semua batuk dan flu harus langsung diberi obat. Namun, obat diperlukan ketika:
- Gejala membuat anak sulit tidur atau beraktivitas.
- Anak terlihat sangat tidak nyaman dengan demam, hidung tersumbat, dan batuk.
Selalu pastikan membaca aturan pakai sesuai usia anak. Jika gejala berlanjut atau semakin parah, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk mendapatkan saran terbaik.
Termorex, Andalan Bunda Cermat
Selama lebih dari 30 tahun, Termorex dipercaya para orang tua di Indonesia sebagai sahabat anak dalam menghadapi flu dan batuk beserta gejalanya. Termorex Plus bisa ditemukan di Apotek dan toko obat terdekat, atau beli secara online di Official Store Konimex di e-commerce favorit Bunda seperti Konimex estore, Shopee, Tokopedia, dan Lazada.
Selain itu, Bunda juga bisa mendapatkan berbagai informasi dan tips seperti seputar kesehatan anak dan parenting dengan mengikuti akun Instagram resmi @termorex.official.
Melihat anak sering terserang flu dan batuk sepulang sekolah memang membuat orang tua cemas. Namun dengan langkah pencegahan yang tepat, istirahat cukup, pola makan sehat, serta penggunaan obat yang sesuai seperti Termorex Plus, anak bisa kembali ceria dan bersemangat belajar.
Jadi, jangan panik dulu saat anak pulang sekolah dengan flu dan batuk. Dampingi, berikan perawatan terbaik, dan jadikan Termorex sebagai solusi andalan Bunda Cermat.

Halo, Saya Iim Rohimah
Seorang full time blogger, mom of two boys, suka piknik tipis-tipis, dan sharing pengalaman sehari-hari. Blog diarybunda.web.id adalah tempat mencurahkan segala hal terkait keluarga, dunia perempuan, dan segala topik lifestyle. Enjoy reading…



Tinggalkan Balasan