
Di tengah kondisi ekonomi yang makin menantang, keluarga muda dengan gaji setara UMR harus semakin cermat mengatur setiap pos pengeluaran, termasuk urusan internet.
Internet sudah bukan lagi kebutuhan yang bisa ditunda, apalagi untuk keluarga kecil yang baru menikah atau sudah punya satu anak.
Ada anggapan yang cukup umum bahwa memasang WiFi di rumah adalah sesuatu yang “mewah” dan justru akan menambah beban pengeluaran bulanan.
Padahal, kalau dihitung dengan cermat, pasang WiFi rumah bisa lebih hemat untuk keluarga.
Artikel ini akan membahas perbandingannya secara sederhana, supaya keluarga dengan gaji UMR bisa mengambil keputusan yang paling sesuai dengan kondisi keuangan.
Hitung-Hitungan Kuota HP Bulanan Sekeluarga
Coba simulasikan pengeluaran kuota data dalam satu rumah dengan tiga anggota keluarga:
- Kuota HP suami: sekitar Rp100.000/bulan
- Kuota HP istri: sekitar Rp100.000/bulan
- Kuota HP anak (jika sudah butuh, misalnya untuk sekolah): Rp50.000–Rp100.000/bulan
Jika ditotal, angkanya berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per bulan.
Angka ini bisa lebih tinggi lagi kalau anak lebih dari satu, atau kalau kuota sering habis sebelum masa aktifnya berakhir sehingga harus beli tambahan di tengah bulan.
Selain soal nominal, kuota seluler juga punya beberapa kelemahan yang sering luput diperhitungkan:
- Kuota bisa habis kapan saja, terutama saat dipakai untuk streaming atau video call dalam durasi lama.
- Sinyal tidak selalu stabil di dalam rumah, tergantung lokasi, cuaca, atau kepadatan pengguna di sekitar.
- Harus isi kuota masing-masing, karena setiap anggota keluarga memakai nomor dan paket yang berbeda, proses pengisian ulang pun jadi berulang tiga kali setiap bulan.
Biaya yang tidak pasti dan risiko gangguan ini yang sering bikin pengeluaran rumah tangga jadi sulit diprediksi dari bulan ke bulan.
Simulasi Biaya Berlangganan WiFi Rumah
Sementara itu, pasang WiFi rumah untuk kebutuhan internet keluarga membuat pengeluaran jadi lebih hemat dan praktis.
Berikut perkiraan kasar biaya pasang WiFi rumah:
- Biaya langganan bulanan: Kamu bisa menggunakan layanan WiFi dari provider murah seperti Megavision, yang menawarkan paket mulai dari Rp150 ribuan per bulan.
- Biaya pemasangan/instalasi: Umumnya dikenakan sekali di awal saat pemasangan pertama kali. Namun, ada beberapa provider yang menawarkan gratis biaya instalasi.
- Biaya perangkat (modem/router): Sebagian provider meminjamkan perangkat tanpa biaya tambahan selama masa berlangganan.
- Pajak (PPN 11%): Jika kamu berlangganan paket dengan harga murah, pajak yang harus dibayar juga tidak begitu besar. Misalnya, jika harga WiFi sebesar Rp150 ribu/bulan, PPN yang harus dibayarkan adalah Rp16.500. Sehingga biaya totalnya adalah Rp166.500/bulan.
Dari perhitungan ini, bisa disimpulkan bahwa total pengeluaran WiFi rumah bisa lebih rendah dibandingkan akumulasi kuota HP tiga nomor setiap bulan.
Kenapa Pasang WiFi Rumah Justru Lebih Hemat dan Praktis?
- Tagihan pasti setiap bulan: WiFi rumah umumnya menggunakan sistem tagihan tetap (flat rate) dengan kuota unlimited. Artinya, tidak ada biaya tambahan dalam bentuk apapun.
- Koneksi lebih cepat dan stabil: WiFi rumah yang memakai teknologi fiber optik mengalirkan data lewat kabel serat kaca langsung ke rumah. Koneksinya lebih stabil dari kuota HP, meski dipakai beberapa orang dan perangkat sekaligus.
- Satu jalur untuk semua orang: Dengan satu koneksi WiFi, suami, istri, dan anak bisa memakai internet secara bersamaan tanpa perlu masing-masing membeli paket data sendiri. Dibandingkan tiga kuota terpisah, satu tagihan WiFi bisa jadi lebih hemat sekaligus lebih praktis untuk dikelola.
- Investasi jangka panjang untuk anak: Semakin besar anak, kebutuhan aksesnya terhadap internet biasanya juga makin meningkat. Menyiapkan WiFi di rumah sejak dini berarti keluarga tidak perlu membatasi akses belajar anak hanya karena khawatir kuota cepat habis.
Tentu, ini bukan berarti kuota HP sudah tidak dibutuhkan lagi. Untuk beraktivitas di luar rumah, kuota tetap dibutuhkan.
Tapi untuk kebutuhan di rumah dan dipakai bersama, WiFi cenderung lebih efisien dari sisi biaya maupun kenyamanan.
Penutup
Memasang WiFi di rumah bisa menjadi strategi yang lebih efisien untuk mengatur anggaran bulanan keluarga, apalagi bagi rumah tangga dengan gaji UMR yang harus menanggung kebutuhan internet dua sampai tiga orang sekaligus.
Kuncinya adalah memilih penyedia layanan yang harganya ramah di kantong dan sesuai untuk kondisi gaji UMR.
Kamu bisa coba layanan WiFi Megavision yang menawarkan koneksi internet unlimited dengan harga terjangkau, mulai dari Rp150 ribuan/bulan.
Harga ini jauh lebih murah daripada membeli kuota HP berjumlah besar untuk sekeluarga setiap bulan, yang bisa mencapai Rp200-300 ribuan atau lebih.
Cek informasi selengkapnya hanya di website resmi megavision.net.id.

Halo, Saya Iim Rohimah
Seorang full time blogger, mom of two boys, suka piknik tipis-tipis, dan sharing pengalaman sehari-hari. Blog diarybunda.web.id adalah tempat mencurahkan segala hal terkait keluarga, dunia perempuan, dan segala topik lifestyle. Enjoy reading…



Tinggalkan Balasan