
Pola hidup sehat bukan hanya sebuah tren, tetapi merupakan kebutuhan untuk mencapai kualitas hidup yang baik. Umumnya, pola hidup seseorang sering kali dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, yang akan membentuk kebiasaan anak di masa depan.
Kali ini kita akan membahas pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membentuk pola hidup sehat bagi anak-anak. Ayah bunda bisa mulai menerapkannya dari sekarang.
Pola Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

Pola hidup sehat dimulai dari rumah. Orang tua memiliki peran yang terbilang krusial dalam mendidik, mengasuh, serta memberikan asupan yang baik untuk anak-anak mereka.
Melalui contoh dan arahan, orang tua dapat mengajarkan anak-anak mereka tentang apa yang baik dan tidak baik bagi tubuh. Misalnya, mengajarkan anak untuk memilih makanan dan minuman yang sehat sejak usia dini akan membantu mereka mengembangkan kebiasaan makan yang baik hingga dewasa.
Beberapa kebiasaan sehat yang dapat diterapkan dalam keluarga meliputi:
1. Rutin Berolahraga
Hal pertama yang bisa ayah bunda biasakan adalah olahraga bersama. Ini bisa dilakukan setiap akhir pekan.
Mengajak anak untuk berolahraga setiap akhir pekan tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik tetapi juga memperkuat ikatan keluarga.
2. Mengelola Amarah
Tidak dapat dipungkiri bahwa kebiasaan dan kemampuan dalam mengelola amarah sangat dipengaruhi oleh teladan orang tua.
Mengajarkan anak bagaimana mengelola emosi akan membantu mereka tumbuh menjadi seseorang yang lebih tenang dan sehat secara mental.
3. Tidur yang Cukup
Kebiasaan lainnya yang tidak boleh diabaikan adalah tidur yang cukup. Kebiasaan ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Begitu juga bagi kesehatan fisik dan psikis orang dewasa. Pastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam.
4. Menjaga Kebersihan Rumah
Kebersihan rumah juga memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan mereka adalah langkah penting dalam pola hidup sehat.
Bunda dan ayah juga bisa melibatkan anak-anak untuk membereskan mainannya, belajar menyapu lantai, dan kegiatan kebersihan yang bisa diikuti anak seusianya.
5. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Hal yang tidak boleh terlewatkan adalah kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Ini adalah fondasi dari pola hidup sehat. Orang tua, terutama ibu, memiliki peran penting dalam menyajikan makanan yang sehat dan bergizi untuk keluarga.
6. Mengurangi Konsumsi Garam dan Gula
Konsumsi berlebih garam dan gula dapat berdampak negatif pada kesehatan. Orang tua harus memberikan contoh dengan mengurangi asupan garam dan gula dalam makanan sehari-hari.
Biasakan juga untuk konsumsi makanan yang rendah gula dan garam karena dapat memicu berbagai penyakit seperti gagal ginjal, diabetes, jantung, hingga hipertensi jika tubuh mengonsumsi garam berlebihan.
Lantas bagaimana agar tetap bisa konsumsi makanan yang sehat dengan pengurangan garam namun tetap lezat dan tidak hambar?
Anda bisa menggunakan penyedap rasa Monosodium Glutamat (MSG) secukupnya pada masakan untuk memberikan cita rasa yang lezat. MSG memberikan rasa umami pada makanan dan dapat menjadi alternatif yang lebih sehat karena kandungan natrium nya yang lebih rendah dibandingkan dengan garam.
Garam mengandung natrium sekitar 39%, sedangkan MSG hanya mengandung 12% natrium . Oleh karena itu, MSG lebih cocok bagi mereka yang ingin mengurangi garam tetapi masih ingin menikmati rasa umami dalam makanan mereka. Mengurangi asupan garam dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.
Bagaimana Keamanan MSG untuk Dikonsumsi?

MSG aman dikonsumsi karena terbuat dari tetes tebu dan melalui proses fermentasi yang mirip dengan pembuatan anggur, cuka, dan yoghurt. Fermentasi tetes tebu menghasilkan asam glutamat, yang kemudian dimurnikan, dikristalkan, dan dikeringkan dari proses tersebutlah MSG dibuat.
MSG (Monosodium glutamat) adalah bumbu penyedap yang menggabungkan natrium (seperti yang terdapat dalam garam dapur) dengan glutamat, asam amino yang paling melimpah di alam dan salah satu dari 20 jenis protein dalam tubuh manusia.
MSG adalah bentuk umami yang paling murni, yaitu rasa yang menonjolkan kelezatan gurih makanan dan menambah dimensi pada cita rasanya. Glutamat adalah asam amino yang penting untuk metabolisme tubuh dan menjadi bahan bakar bagi sel-sel sistem pencernaan.
Glutamat juga secara alami terdapat dalam banyak jenis makanan seperti tomat dan keju, bahkan air susu ibu (ASI) juga mengandung glutamat. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir tentang keamanan MSG dalam makanan sehari-hari.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang gaya hidup sehat dan asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan anak dan keluarga, Anda dapat mengikuti akun Instagram: Gizi Sehat Keluarga.
Yuk Mulai Hidup Sehat!
Mengadopsi pola hidup sehat sejak dini sangat penting untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Mari mulai hidup sehat dari sekarang dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat dalam keluarga.
Terapkan pola hidup sehat agar hidup berkualitas dan nikmati manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Dengan komitmen dan konsistensi, pola hidup sehat dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, membantu kita semua mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih berkualitas.

Halo, Saya Iim Rohimah
Seorang full time blogger, mom of two boys, suka piknik tipis-tipis, dan sharing pengalaman sehari-hari. Blog diarybunda.web.id adalah tempat mencurahkan segala hal terkait keluarga, dunia perempuan, dan segala topik lifestyle. Enjoy reading…



Tinggalkan Balasan